Nana Mizuki, seorang voice actress dan artis ternama, telah merilis album terbarunya yang sangat dinantikan, berjudul CONTEMPORARY EMOTION, pada hari ini, 19 Maret 2025.
Album ini menampilkan 14 lagu, termasuk 11 lagu baru yang segar. Lagu utama, “Hakudo”, yang menjadi tema pembuka untuk anime TV #Compass 2.0, adalah hasil kolaborasi dengan Giga dan Shota Horie (Kemu), menarik perhatian besar dari para penggemar.
Judul “CONTEMPORARY EMOTION” mencerminkan emosi yang muncul secara spontan, dengan berbagai lagu tanpa batasan genre yang mampu membangkitkan perasaan yang kuat.
Tabel Konten Artikel Press Nana Mizuki
Untuk memperingati perilisan album ini, video musik “Hakudo” juga telah dirilis. Mizuki tampil dengan outfit warna-warni dan gaya rambut yang unik, menampilkan sisi ceria melalui gerakan lucu dalam kostum mascot, memberikan kesan segar dari dirinya.
Video musik ini dilengkapi dengan dukungan subtitle, sehingga para penggemar disarankan untuk mengaktifkan subtitle dalam bahasa Inggris atau Mandarin untuk menikmati liriknya.
Komentar Nana Mizuki
Mizuki membagikan kegembiraannya tentang album ini:
“Ini adalah album yang penuh perasaan dan membutuhkan waktu lebih dari dua setengah tahun untuk menciptakannya! Dari 14 lagu, 11 di antaranya adalah lagu baru, dan edisi terbatas mencakup rekaman lengkap dari final tur solo saya di 47 prefektur. Album ini penuh dengan tantangan dan emosi yang berani, mencerminkan perjalanan 25 tahun saya dan apa yang akan datang. Saya harap semua orang bisa mendengarkan dan menikmatinya!”
Detail Album
Judul:CONTEMPORARY EMOTION
Tanggal Rilis: 19 Maret 2025
Edisi Standar (CD): KICS-4190 / ¥3.300 (termasuk pajak)
Bandai Namco Filmworks telah merilis trailer lengkap pertama dan visual terbaru yang lebih menonjol untuk One Punch Man Season 3, karya ONE dan Yūsuke Murata, pada hari Jumat ini. Trailer tersebut mengungkapkan bahwa anime One Punch Man Season 3 akan ditayangkan perdana pada bulan Oktober 2025.
J.C. Staff kembali menjalankan tugas anime ini untuk musim kedua dari seri ini, setelah Madhouse yang mengerjakan musim pertamanya. Dalam musim baru ini, beberapa anggota pemeran yang kembali adalah Makoto Furukawa sebagai Saitama, Hikaru Midorikawa sebagai Garou, dan Daisuke Namikawa sebagai Dr. Genus.
Chikashi Kubota kembali untuk merancang karakter-karakter dalam seri ini, didukung oleh Shinjiro Kuroda dan Ryōsuke Shirakawa. Tomohiro Suzuki juga kembali mengemban tugas sebagai penulis naskah untuk seri ini. Selain itu, Makoto Miyazaki kembali untuk menyusun musiknya.
Yūsuke Murata dan ONE meluncurkan manga One Punch Man di situs gratis “Tonari no Young Jump” milik Shueisha pada tahun 2012. Seri ini merupakan remake dari manga web asli ONE dengan judul yang sama. Viz Media menerbitkan seri ini secara digital dalam antologi manga Weekly Shonen Jump dan juga merilisnya dalam bentuk cetak.
Nextanative akan segera meluncurkan single terbaru mereka yang berjudul “Langit dan Bumi”. Grup idol alter yang berasal dari Jakarta ini mengusung tema yang sangat relevan, terutama di dunia Idoling, yaitu hubungan antara penggemar dan idolanya. Mereka menggali sudut pandang dari para fans yang mungkin jarang terungkapkan.
Melalui metafora Langit dan Bumi, lagu ini membawa pendengar merasakannya cinta yang tak terungkap kepada idola serta menggugah kesadaran kita akan kemampuan kita dalam mencintai sesuatu atau seseorang, terutama ketika cinta tersebut terasa sulit untuk diraih. Ini juga menggambarkan rasa sakit yang datang dari mencintai dengan sepenuh hati namun terpaksa menanggung cinta yang terasa sepilah.
Lagu “Langit dan Bumi” tersedia di semua platform musik pada tanggal 14 Februari 2025. Jadi, jangan lewatkan untuk mendengarkannya! Lihat disini.
Sang pembunuh legendaris kini menjalani kehidupan baru sebagai pemilik minimarket! Taro Sakamoto, dulunya dikenal sebagai pembunuh bayaran terhebat, memutuskan pensiun demi cinta dan keluarganya. Namun, ketika masa lalunya kembali menghantui, ia harus berjuang untuk melindungi orang-orang yang dicintainya.
Bersiaplah untuk aksi epik, tawa, dan momen mengharukan dalam adaptasi anime dari manga favorit para penggemar!
“Saat menulis RUN SAKAMOTO RUN, saya ingin menyampaikan kekuatan luar biasa dari Sakamoto yang menginspirasi. Lagu ini saya rekam di London, memberikan nuansa unik yang membuatnya istimewa. Saya harap lagu ini bisa berjalan seiring dengan manga, anime, dan kalian semua!”
Tentang Vaundy:
Vaundy adalah musisi multi-talenta berusia 24 tahun yang menulis, mengaransemen, serta memproduksi sendiri musik dan videonya. Sejak mulai mengunggah lagu di YouTube pada 2019, namanya semakin dikenal melalui lagu-lagu hits seperti Tokyo Flash dan Fukakouryoku. Dengan lebih dari 8 miliar total pemutaran, Vaundy telah berkontribusi pada berbagai anime, termasuk Ranking of Kings, Chainsaw Man, dan My Hero Academia.
RUN SAKAMOTO RUN Cover art 🄫Yuto Suzuki/SHUEISHA, SAKAMOTO DAYS PROJECT
Info Produk:
Artis: Vaundy
Judul:RUN SAKAMOTO RUN (Opening Theme SAKAMOTO DAYS)
“Kami sangat bangga bahwa lagu kami, FUTSUU, dipilih sebagai tema penutup anime SAKAMOTO DAYS! Ini merupakan kolaborasi pertama kami dengan anime, dan kami sangat terhormat.
Judul FUTSUU mencerminkan perasaan Aoi terhadap Sakamoto, penuh dengan kata-kata yang hangat dan menyentuh hati. Kami harap kalian bisa menikmati lagu ini sambil menonton anime sebanyak mungkin!”
Tentang Conton Candy:
Conton Candy adalah band rock beranggotakan tiga orang yang terbentuk pada 2018, terdiri dari Tsumugi (Vo./Gt.), Fuka (Ba./Cho.), dan Sayaka (Dr./Cho.). Dengan gaya unik mereka, band ini menjadi fenomena di media sosial, terutama setelah lagu mereka Fuzzy Navel menjadi viral pada 2023.
Delta Force hadir sebagai perdebatan hangat di kalangan penggemar game First-Person Shooter (FPS). Pada Delta Force mereka sudah sediakan grafis yang menawan dan mekanisme permainan yang menarik, game ini telah menarik perhatian banyak orang, terutama karena statusnya yang gratis. Pada kesempatan ini, kita akan membahas dengan detail berbagai aspek dari Delta Force, mulai dari kualitas grafis dan desain lingkungan, hingga mekanika permainan dan kustomisasi yang ditawarkan.
Daftar Isi Review Delta Force Season 1
Review Versi Narasi
Lihat ulasan versi video di bawah ini atau di sini, jika kamu kurang tertarik untuk membaca.
Grafis dan Visual
Kualitas Grafis Delta Force Open Beta
Kualitas grafis yang disuguhkan oleh Delta Force patut diacungi jempol, mengingat ini adalah game gratis. Meskipun grafisnya tidak sepenuhnya realistis, game ini berhasil menyajikan visual yang mendekati level game AAA. Untuk sepenuhnya menikmati pengalaman visual, beberapa elemen, seperti efek ledakan, masih bisa diperbaiki. Saat ini, efek ledakannya terasa kurang nyata dan seolah kehilangan efek takjub yang sering kita temui di game berbayar lainnya. Pengembang mungkin perlu bekerja lebih keras dalam meningkatkan aspek ini untuk mengoptimalkan pengalaman keseluruhan.
Desain Lingkungan
Desain lingkungan dalam Delta Force adalah salah satu aspek terkuatnya. Detail medan pertempuran ditangani dengan baik; setiap area di map dirancang dengan cermat, tidak ada ruang kosong yang tidak memiliki fungsi. Ini menciptakan suasana yang dinamis dan mendukung gameplay yang lebih strategis. Pemain dapat dengan mudah menemukan celah untuk bersembunyi, yang sangat penting dalam pertempuran intens.
Salah satu peta yang sangat menarik adalah Cracked, di mana pemain dapat merasakan pengalaman sinematik yang mengesankan saat melakukan penghancuran bangunan di posisi bertahan. Contohnya, untuk menghancurkan gudang penyimpanan suplai, dibutuhkan dua hingga tiga serangan rudal. Jika penghancuran tersebut berhasil, pemain akan disuguhkan dengan adegan dramatis yang melibatkan tiga helikopter Black Hawk dari tim Delta yang muncul, sehingga menambah ketegangan dan keseruan dalam pertempuran.
Meskipun desain medan pertempuran dalam permainan ini sangat mengesankan, aspek cuaca tampaknya kurang dimanfaatkan dengan baik. Saat ini, hanya ada dua variasi cuaca yang tersedia, yaitu cuaca cerah dan mendung, yang tidak memberikan dampak signifikan terhadap pengalaman bermain. Dengan menambahkan elemen dinamis seperti badai gurun atau hujan, permainan ini berpotensi menjadi lebih menarik dan menawarkan pengalaman yang lebih bervariasi di masa depan.
Pencahayaan dalam Delta Force patut mendapatkan pujian. Efek silau, bayangan karakter, dan area gelap yang ditampilkan sangat memuaskan dan memberikan kedalaman visual yang berarti saat pemain berinteraksi dengan lingkungan.
Animasi Karakter dan Senjata
Berpindah ke animasi karakter, saya merasa perlu memberikan catatan penting. Secara keseluruhan, animasi karakter terkesan kaku dan kurang alami. Meskipun saat ini permainan ini masih dalam fase open beta, saya tetap berharap adanya perbaikan di masa mendatang. Pemain tentunya akan sangat mengapresiasi jika animasi yang dihadirkan lebih halus dan realistis.
Sementara itu, animasi senjata dalam Delta Force cukup baik. Meskipun tidak sempurna, pergerakan saat mengisi ulang atau mengoperasikan senjata cukup memuaskan. Seandainya dapat ditambahkan adegan khusus dengan suara karakter, seperti saat terluka atau kehabisan amunisi, pengalaman bermain akan terangkat ke level yang lebih tinggi.
Gameplay
Mekanika Permainan
Dari segi mekanika permainan, Delta Force cukup mengesankan. Kontrol karakter responsif dan mudah dipahami. Setiap karakter dalam permainan memiliki peran khas, memberi kesempatan kepada pemain untuk menyesuaikan strategi dengan karakter yang dipilih. Dengan pemain dapat menciptakan taktik yang unik, permainan ini menawarkan variasi dalam cara bertarung.
Namun, mekanika kendaraan terasa kurang memuaskan. Meskipun ada kemungkinan bahwa pengembang ingin menjaga keaslian tampilan militer, kontrol kendaraan—terutama helikopter—masih bisa diperbaiki. Pengalaman bermain saat menggunakan kendaraan terbang merasa kurang nyaman, adakalanya tak berbanding lurus dengan pengalaman infantry. Ini adalah area di mana peningkatan diperlukan agar pengalaman keseluruhan lebih seimbang.
Delta Force Helikopter POV
Delta Force Helikopter POV
Mode Permainan
Delta Force menawarkan tiga mode permainan yang berbeda, yaitu Warfare, Operation, dan Black Hawk Down. Dalam ulasan ini, kita akan fokus pada mode Warfare, yang merupakan pilihan paling menarik bagi banyak pemain.
Delta Force Mode Operation Warfare, Black Hawk Down
Mode Operation mengingatkan kita pada mekanisme gameplay dari game-game populer lainnya seperti PUBG, yang membutuhkan kemampuan adaptasi dan strategi yang baik dari setiap pemain. Sementara mode Black Hawk Down masih dalam tahap pengembangan, saya berharap mode ini dapat menjadi daya tarik tersendiri di masa yang akan datang.
Mode Warfare menawarkan berbagai opsi taktis yang dapat diterapkan dalam konteks pertempuran, mendorong kreativitas pemain. Diharapkan, mode ini akan berkembang menjadi konten unggulan yang tidak hanya memikat penggemar lama, tetapi juga menarik perhatian pendatang baru.
Variasi Misi
Misi dalam Delta Force terbilang bervariasi namun masih cenderung konvensional. Pemain masih diperintahkan untuk membunuh tim lawan, tetapi untungnya tidak ada tantangan yang berlebihan seperti membunuh sepuluh musuh dalam hitungan detik—sebuah skenario yang akan membuat frustrasi. Sebagian besar dari tujuan yang ada dapat dikelola dengan cukup baik, membuat pengalaman bermain tidak terasa menjemukan.
1 dari 6
Delta Force Misi Harian
Delta Force Misi Harian
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Event
Delta Force Misi Mingguan
Elemen Taktis
Dalam konteks strategi, Delta Force memberi keleluasaan kepada pemain untuk menerapkan taktik yang mereka pilih. Tim yang terdiri dari pemain yang memahami peran masing-masing dan mampu berkomunikasi secara efektif menjadi kunci keberhasilan dalam meraih kemenangan. Penempatan karakter, pemilihan kendaraan yang tepat, serta kemampuan untuk merancang taktik yang efisien sangat mempengaruhi hasil pertempuran.
Level AI
Sebenarnya, saya merasa cukup bingung mengenai hal ini. Selama ini, saya beranggapan bahwa di setiap permainan pasti ada BOT, biasanya sekitar 6 hingga 10 BOT yang sengaja ditambahkan setiap kali gameplay berlangsung, meskipun jumlah pemain dalam permainan bisa sangat banyak, seharusnya keberadaan BOT tidak diperlukan. Namun, yang membuat saya bingung adalah bahwa BOT ini menggunakan nama pengguna seperti pemain sejati dan tidak ada label yang menunjukkan bahwa mereka adalah BOT, sehingga sulit untuk mengidentifikasi mereka. Meskipun begitu, perilaku mereka terlihat sangat kaku, dan pola tembakan mereka cukup dapat diprediksi.
Menariknya, ketika kita bermain di mode pelatihan, karakter-karakter tersebut akan jelas diberi label sebagai BOT, dan gerakan mereka juga persis sama. Saya tidak sepenuhnya memahami maksud pengembang di balik hal ini, tetapi saya yakin bahwa mereka bukanlah pemain sungguhan. Alasan di balik keputusan pengembang untuk menyamarkan karakter-karakter ini masih menjadi tanda tanya bagi saya.
Cerita dan Narasi
Kualitas Alur Cerita
Berbeda dengan Apex Legends, sepertinya mode cerita tidak akan tersedia di game mode Warfare ini untuk setiap musim. Kemungkinan besar, mode cerita hanya akan terdapat di Operation dan Black Hawk Down. Menurut pendapat saya, mode Operation hanya menawarkan narasi sampingan yang minim tanpa banyak adegan sinematik, sementara Black Hawk Down diperkirakan akan menyajikan banyak adegan sinematik yang lebih kaya dan mendalam.
Keterhubungan Karakter
Setiap karakter dalam permainan memiliki latar belakang cerita dan asal usul kelompok militer mereka masing-masing. Ini bisa dianggap sebagai sisi menarik yang sering terlupakan. Banyak pemain, termasuk saya sendiri, jarang memperhatikan detail ini.
Delta Force Cerita Karakter
1 dari 3
Delta Force Cerita Karakter Kai Silva
Delta Force Cerita Karakter Kai Silva
Delta Force Cerita Karakter Zoya Pomchenkova
Delta Force Cerita Karakter Zoya Pomchenkova
Delta Force Cerita Karakter Wang Yuhao
Delta Force Cerita Karakter Wang Yuhao
Audio
Musik Latar
Musik latar dan efek suara di Delta Force memberikan nuansa yang sangat memuaskan. Suara teriakan prajurit, ledakan, dan suara peluru menciptakan atmosfer mendebarkan yang biasanya tipis dalam banyak game lain. Pembuatan elemen suara yang kuat memberikan realisme dalam pertempuran yang mendebarkan.
Kualitas Efek Suara
Dalam hal efek suara, Delta Force benar-benar mengesankan. Masing-masing suara senjata memiliki karakteristik yang unik, menciptakan atmosfir yang berbeda saat pertempuran berlangsung. Efek suara ledakan sangat menggelegar, dan langkah kaki terdengar jelas, terutama ketika menggunakan headset berkualitas tinggi. Meskipun tidak ada tombol khusus untuk komunikasi radio, fitur yang mirip dengan yang ada di Apex Legends—seperti emotikon dan suara karakter—masih tersedia. Namun, fitur tersebut terkesan kurang signifikan, karena saya hampir tidak pernah menggunakannya, bahkan pemain lain pun cenderung tidak menggunakannya saat bermain.
Akting Suara
Aktor suara berhasil menghidupkan karakter dengan sangat alami. Saya merasa terkesan, terutama saat karakter tersebut menghadapi situasi mendebarkan, seperti ledakan mendadak dan serangan lainnya. Meskipun demikian, terdapat beberapa dialog di beberapa momen tertentu yang masih kurang, dan ini mungkin menjadi aspek yang perlu ditingkatkan.
Kustomisasi dan Progression
Pilihan Kustomisasi
Kustomisasi senjata dalam Delta Force adalah salah satu fitur standout. Rincian modifikasi untuk senjata begitu mendalam, menambah daya tarik bagi pemain yang suka menyesuaikan perlengkapan mereka.
Namun, kustomisasi karakter terbatas hanya pada skins yang dibeli, sebuah area yang mungkin perlu mendapatkan perhatian lebih dari pengembang.
Sistem Perkembangan
Dalam permainan ini, terdapat beberapa perkembangan yang dapat dilakukan, yaitu level pemain, peringkat pemain dalam bentuk pangkat, level senjata, dan level kendaraan.
Delta Force Level Player
Level pemain berfungsi untuk membuka akses ke jenis senjata baru. Sementara itu, peringkat pemain digunakan untuk meningkatkan pangkat sehingga pemain dapat bertarung melawan lawan yang seimbang atau dengan peringkat yang serupa.
Delta Force Peringkat
Setiap senjata memiliki levelnya masing-masing, yang berarti total level senjata berbeda-beda. Meningkatkan level senjata akan memungkinkan pemain untuk membuka perlengkapan atau modifikasi baru. Hal yang sama juga berlaku untuk level kendaraan, di mana setiap level akan mengungkapkan perlengkapan baru untuk dimodifikasi. Namun, perlu dicatat bahwa jumlah modifikasi yang tersedia untuk kendaraan lebih sedikit dibandingkan dengan senjata.
Delta Force Level Senjata
1 dari 2
Delta Force Level Senjata
Delta Force Level Senjata
Delta Force Level Kendaraan
Delta Force Level Kendaraan
Performa dan Stabilitas
Frame Rate
Stabilitas FPS dalam game sangat dipengaruhi oleh jenis peta yang digunakan. Semakin banyak partikel yang ada di dalam game, semakin berat peta tersebut untuk diproses. Sejauh pengamatan selama open beta pertama ini, peta yang paling berat adalah Trenches Lines, terutama di area pertempuran parit. Di sektor ini, pertempuran antara infanteri berlangsung dengan cepat, ditambah dengan ledakan dari efek peta. Selain itu, pihak penyerang menggunakan tank bila ada, yang dapat menambah beban pada sistem, sementara pihak pertahanan menggunakan meriam jika diperlukan. Penurunan FPS saat terjadi kerusuhan dalam satu sektor adalah hal yang umum terjadi dalam game dengan 64 pemain dalam mode seperti ini.
Bug dan Glitch
Tidak ada game yang sepenuhnya sempurna. Game ini memang memiliki beberapa bug, seperti masalah saat spawn, kesulitan dalam menggunakan lift, hingga kemunculan tembok yang tidak terlihat. Mengenai glitch, saya tidak pernah menemukannya.
Kompatibilitas Perangkat Delta Force Open Beta
Game ini dikabarkan akan tersedia di beberapa platform selain PC, termasuk konsol PlayStation dan Xbox, serta perangkat smartphone yang menjalankan Android dan iOS. Menurut pendapat saya, versi PC dan konsol kemungkinan akan memiliki server yang terintegrasi, sementara pengguna smartphone akan memiliki server terpisah.
Inovasi
Fitur
Saat membandingkan Delta Force dengan game sejenis, sangat sedikit fitur yang benar-benar bisa dibanggakan. Tidak ada sistem inovatif yang memberikan diferensiasi mencolok; namun, detail modifikasi senjata adalah salah satu sekilas kelebihan dari game ini.
Elemen Pembeda
Delta Force Open Beta ini mungkin tidak sepenuhnya inovatif, mengingat banyaknya model game serupa yang telah beredar di pasaran. Namun, daya tarik utama terletak pada integrasi tiga mode permainan dalam satu judul, yaitu Warfare dan Operation, yang biasanya dikembangkan secara terpisah oleh pengembang lain. Sering kali, ketika kedua mode ini digabungkan, salah satu dari mode tersebut kurang mendapat perhatian. Mode ketiga, Black Hawk Down, lebih fokus pada aspek naratif. Meskipun begitu, mode ini masih dalam tahap pengembangan, sehingga saya belum dapat memberikan penilaian yang jelas mengenainya. Jadi ini akan dibawah lain waktu ketika sudah resmi hadir.
Rekomendasi Pemain Delta Force Open Beta
Sasaran Pemain
Delta Force dapat menarik perhatian beragam kalangan penggemar game perang. Bagi mereka yang menggemari permainan taktis yang lebih menantang, seperti Counter Strike, mungkin akan merasa bahwa permainan ini tidak memenuhi harapan. Namun, bagi pemula dan mereka yang mencari pengalaman FPS yang menyenangkan dan tidak terlalu menegangkan, Delta Force merupakan pilihan yang menarik dan layak untuk dipertimbangkan.
Perbandingan dengan Game Sejenis
Ketika dibandingkan dengan permainan berbayar seperti Battlefield atau Call of Duty, Delta Force muncul sebagai alternatif yang menarik. Game ini menawarkan konten berkualitas tinggi setara dengan permainan premium, tetapi tanpa biaya. Dengan demikian, Delta Force memberikan pengalaman bermain yang patut dipertimbangkan. Meskipun terdapat beberapa aspek yang mungkin kurang memuaskan, jika kamu bisa mengabaikan detail-detail kecil tersebut, saya berani mengatakan bahwa game ini memiliki keunggulan yang signifikan.
Kesimpulan Delta Force Season 1
Secara keseluruhan, Delta Force muncul sebagai game yang menjanjikan dengan potensi untuk berkembang lebih jauh. Didukung oleh daya tarik visual yang kuat dan variasi gameplay yang memadai, game ini layak untuk dicoba oleh para penggemar genre FPS, terutama karena tersedia secara gratis.
Untuk meningkatkan pengalaman bermain, perbaikan pada detail-detail penting seperti animasi, kontrol kendaraan, dan pengembangan variasi misi sangat diperlukan. Ini akan menjadikan Delta Force sebagai permainan yang lebih mendalam dan memuaskan. Dengan adanya umpan balik dari pemain yang terhubung, diharapkan Delta Force dapat bertransformasi dan menjadi salah satu favorit di kalangan komunitas game FPS.
Desain Karakter Animasi, Direktur Animasi Utama: Kazuya Shiotsuki
Direktur Seni: Hisaharu Iijima
Desain Warna: Yasuko Watanabe
Direktur Fotografi: Kazuyoshi Fujita
Pengeditan: Rie Matsubara
Direktur Suara: Toshiki Kameyama
Produksi Suara: Bit grooove promotion
Musik: Ryuunosuke Kasai
Produser Musik: Shigeru Saitou, Mamoru Tanoue
Produksi Musik: Heart Company
Studio: Shaft
Serial anime yang diadaptasi dari manga komedi slice of life karya Hundred Burger mulai diterbitkan di majalah Comic Dengeki Daioh “g” pada Februari 2021. Kadokawa telah menerbitkan volume keempatnya pada tanggal 26 April.
Trailer Pertama From Old Country Bumpkin to Master Swordsman
Pemeran
Chiwa Saitou dan Kaito Ishikawa bergabung dalam jajaran pemeran, dimana Chiwa Saitou akan memerankan Lucy Diamond, sedangkan Kaito Ishikawa akan berperan sebagai Henblits Drout.
Staf
Art Director: Nozomu Koga, Taiki Yamashita
Desain Konsep: Suzume Shima, Rei Yumeno
Desain Warna: Sakie Suzuki
Direktur Fotografi: Kenichi Ikeda, Kouji Hayashi
Produksi 3D: Yamato Works
Pengeditan: Ayako Tan
Direktur Suara: Hisayoshi Hirasawa
Akio Kazumi memimpin produksi anime di Passione dan Hayabusa Film. Kunihiko Okada bertanggung jawab atas komposisi seri, sementara Satsuki Hayasaka mendesain karakter-karakternya. Musik untuk anime ini disusun oleh Yasuharu Takanashi.
Sinopsis
Di sebuah desa terpencil, tinggal seorang guru pedang paruh baya bernama Beryl Gardenant, yang mengelola dojo kecil. Hari-hari ketika ia berambisi mencapai puncak sebagai seorang kesatria sudah jauh berlalu, dan kini ia menikmati kehidupan yang tenang, telah berdamai dengan kemampuannya yang ada. Suatu hari, seorang mantan muridnya, Alysia — yang kini telah menjabat sebagai kepala kesatria kerajaan — datang berkunjung setelah sepuluh tahun terpisah.
“Guru, saya telah merekomendasikan Anda sebagai pelatih khusus untuk kesatria, dan rekomendasi tersebut telah disetujui.”
Beryl, yang telah menerima kenyataan untuk menjalani sisa hidupnya dengan damai di desa, menyadari bahwa nasibnya akan berubah secara drastis. Ia kini dihadapkan pada kehidupan di kota, pertemuan kembali dengan mantan murid yang telah berkembang pesat, mendapatkan teman baru, serta menghadapi musuh tangguh.
“Aku ini sudah tua dan tidak layak untuk tantangan seperti ini…” pikir Beril dalam hati. Meskipun demikian, kemampuan berpedangnya yang telah ditempa dengan tekun selama bertahun-tahun kini mencapai level yang luar biasa, sehingga ia dijuluki “Sang Pedang Suci dari Desa.”
Anime News Plus – Perusahaan produksi Shochiku telah meluncurkan situs resmi untuk adaptasi anime dari manga karya Koucha Agasawa, yang berjudul Seihantai na Kimi to Boku (You and I Are Polar Opposites). Situs tersebut juga memamerkan ilustrasi peringatan yang dibuat oleh sang kreator asli. Seri anime ini diproduksi oleh studio animasi Lapin Track dan dijadwalkan tayang pada Januari 2026.
Sinopsis You and I Are Polar Opposites
Di samping Miyu Suzuki, seorang gadis SMA yang stylish dan ceria, duduk Yuusuke Tani, seorang pemuda pendiam dan jujur. Interaksi mereka terbilang singkat, hanya sebatas pertanyaan acak yang dilontarkan Suzuki dan jawaban ringkas dari Tani. Namun, di balik pertukaran sederhana ini, perasaan cinta diam-diam mulai tumbuh.
Suzuki melihat Tani apa adanya: seorang pemuda yang terbuka dan menghormati semua orang tanpa terkecuali, sepenuhnya tidak peduli pada penilaian orang lain. Berbeda dengan Tani, Suzuki terlalu terfokus pada pandangan orang lain, berusaha keras menyimpan rasa sukanya sebagai rahasia. Namun, sebuah kesalahpahaman mengarah pada pengakuan perasaannya—dan dengan senang hati, Tani merasakan hal yang sama. Penuh kegembiraan, pasangan muda ini memulai hubungan mereka, menjelajahi perjalanan indah antara persahabatan dan cinta.
Anime News Plus – Situs resmi anime Haite Kudasai Takamine-san (Please Put Them On Takamine-san) telah mengungkapkan pemeran utama, staf, dua video trailer, dan ilustrasi bulan ini yang menampilkan tokoh utama wanita, Takane Takamine. Serial anime yang mengadaptasi manga komedi romantis karya Yuuichi Hiiragi ini akan tayang pada April 2025.
Pengisi suara Yurika Kubo dan Daisuke Kasuya akan memerankan karakter Takane Takamine dan Koushi Shirota, masing-masing.
Hiiragi mulai menerbitkan manga ini secara berseri di Gangan Joker pada Januari 2019. Volume kesembilan diterbitkan oleh Square Enix pada tanggal 21 Agustus.
Yen Press mengesahkan lisensi manga ini dalam bahasa Inggris pada bulan Oktober 2020. Volume kedelapan mulai dijual pada tanggal 15 Oktober.
Sinopsis
Sinopsis menurut manga:
Takane Takamine adalah dewi di sekolah menengahnya. Dengan nilai yang sempurna, kemampuan atletik yang luar biasa, dan kecantikan yang tiada tanding, ketua OSIS ini menjadi idola semua orang—termasuk Koushi Shirota, seorang siswa biasa dengan prestasi di bawah rata-rata dan tanpa teman maupun prospek sosial. Namun, Koushi segera akan mengetahui rahasia di balik kesuksesan luar biasa Takamine—pakaian dalamnya! Ketika dia melepas pakaian, dia dapat membatalkan semua tindakannya yang lalu, dan kini setelah Koushi mengetahui rahasia ini, Takamine tidak akan memberinya jalan keluar dengan mudah…
Anime News Plus – Perusahaan periklanan CyberAgent telah merilis situs resmi untuk adaptasi anime dari manga karya Tatsurou Suga berjudul Ballpark de Tsukamaete! (The Catcher in the Ballpark!). Dalam pengumuman tersebut, terungkap jajaran pemeran utama, staf kreatif, visual perdana, serta cuplikan video trailer. Anime ini direncanakan akan tayang perdana pada tahun 2025.
Tabel Konten Artikel
Karakter
Fairouz Ai berperan sebagai Ruriko, sementara Satoshi Inomata berperan sebagai Murata.
Trailer Ballpark de Tsukamaete
Staf
Direktur: Junichi Kitamura
Kompilasi Seri: Shigeru Murakoshi
Desain Karakter: Fumio Iida
Musik: MONACA
Studio: EMT Squared
Suga mulai menyerialisasi manga komedi olahraga di majalah Morning pada bulan September 2020. Volume 14 telah dijual pada tanggal 23 Juli, sementara volume 15 dijadwalkan rilis pada tanggal 21 November.
Sinopsis
Seorang pegawai kantor yang merasa tertekan menemukan pelampiasan dari rutinitas kerjanya dengan mengunjungi stadion baseball yang terletak dekat dengan jalur pulang-perginya. Suatu ketika, ia meminta seorang penjual wanita untuk mendapatkan bir. Namun, setelah transaksi selesai, si penjual tampak tetap berada di dekatnya, meski alasannya tidak jelas…
Anime News Plus – Perusahaan penerbit Kodansha mengumumkan bahwa mereka akan membuat adaptasi anime dari manga karya Kuzushiro berjudul Amayo no Tsuki (The Moon on a Rainy Night). Sebagai bagian dari pengumuman ini, Kodansha juga merilis sebuah ilustrasi karya Kuzushiro untuk memperingati momen tersebut.
Kuzushiro memulai serialisasi manga web drama cinta sesama jenis pada situs Comic Days pada bulan Juni 2021. Kodansha telah merilis volume ketujuh pada tanggal 19 Juni, dan volume kedelapan dijadwalkan akan dijual pada tanggal 20 November.
Kodansha USA mengantongi lisensi manga ini dalam bahasa Inggris pada November 2022, dan merilis volume kelima pada 11 Juni. Sementara itu, volume keenam dijadwalkan akan rilis pada 17 Desember.
Sinopsis Amayo no Tsuki
Suatu hari, saat terburu-buru menuju pelajaran piano, seorang gadis bernama Saki bertabrakan dengan seseorang di jalan. Ketika Saki mencoba untuk mengumpulkan dirinya, orang asing itu mengambil lembaran musik yang jatuh dari tangan Saki, memberikannya bersama dengan plester, dan pergi begitu saja—tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Saki merasa penasaran mengenai identitas si wanita tinggi yang cantik itu, dan terkejut saat mengetahui keesokan harinya bahwa dia adalah salah satu teman sekelasnya di sekolah menengah yang baru. Nama gadis itu adalah Kanon. Meskipun Kanon memiliki keterbatasan pendengaran, dia menolak segala bentuk dukungan atau “perlakuan khusus” dari guru maupun teman-temannya. Seiring berjalannya waktu, Saki perlahan-lahan semakin dekat dengan Kanon dan berusaha untuk menembus lapisan dingin yang menyelimutinya.
Anime News Plus – Sebuah adaptasi anime dari manga Busamen Gachi Fighter (Uglymug, Epicfighter) karya Ryou Hiromatsu dan Wosamu Kouzuki diumumkan oleh Bushiroad Move. Perusahaan produksi tersebut juga telah merilis situs resmi, yang mengungkapkan para pemeran utama, studio animasi, serta sebuah visual pertama.
Pengisi suara Junichi Suwabe akan memerankan karakter utama, Shigeru Yoshioka. Studio animasi White Fox bertanggung jawab atas produksi anime ini. Egg Firm juga diakui sebagai pihak yang terlibat dalam produksi.
Hiromatsu secara resmi menciptakan serangkaian cerita di situs Shousetsuka ni Narou antara Februari 2015 dan Oktober 2022. Majalah Monthly Big Gangan menyajikan serial manga dengan ilustrasi karya Kouzuki dari November 2017 hingga Desember 2020. Penerbit Square Enix merilis volume keenam dan terakhir pada Februari 2021. Manga sequel berjudul Busamen Gachi Fighter SSS (Uglymug, Epicfighter SSS) akan memulai debutnya di edisi pertama majalah tersebut pada 25 Desember.
Kobunsha menerbitkan cerita tersebut dalam bentuk novel ringan tunggal di bawah imprint Light Books pada Mei 2018, dilengkapi dengan ilustrasi karya Akira Banpai.
Website dan aplikasi Manga UP! dari Comkey dan Square Enix mulai menerbitkan manga ini dalam bahasa Inggris pada tanggal 23 Februari tahun ini.
Sinopsis Busamen Gachi Fighter
Shigeru Yoshioka, seorang pria berusia 34 tahun yang salah terpidana atas sebuah kejahatan, kehilangan segalanya, termasuk kepercayaannya pada perempuan, dan memilih untuk menarik diri dari masyarakat sebagai seorang recluse yang menganggur.
Suatu hari, ia secara tidak sengaja menemukan cara untuk melakukan perjalanan ke dunia lain. Ketika sebuah layar status misterius muncul di komputernya, Shigeru rela mengorbankan penampilannya demi mendapatkan parameter yang luar biasa, yaitu 100 triliun dan 5.100. Kini terlahir kembali sebagai “Dewa Mutlak,” ia memulai kehidupan keduanya di dunia yang baru.
Anime News Plus – Perusahaan produksi Avex Pictures telah merilis situs resmi untuk adaptasi anime dari manga Natsumi Eguchi yang berjudul Dekin no Mogura. Dalam pengumuman tersebut, mereka memperkenalkan pemeran utama, kru produksi, visual teaser (yang ditampilkan), serta video trailer. Anime ini dijadwalkan akan tayang perdana pada Juli 2025.
Trailer Dekin no Mogura
Yuuichi Nakamura berperan sebagai tokoh utama, Momoyuki Mogura.
Staf Produksi
Direktur: Hiroshi Ishiodori
Kompilasi Seri: Shinzou Fujita
Desain Karakter: Youko Tanabe
Musik: Tomoki Hasegawa
Studio: Brain’s Base
Eguchi memulai serialisasi manga komedi misteri ini di majalah Morning pada bulan April 2021. Kodansha menerbitkan volume ketujuh pada tanggal 21 Juni, sedangkan volume kedelapan akan tersedia di pasaran pada hari Kamis.
Sinopsis Dekin no Mogura
Mogura, seorang “sage” yang misterius dan mengklaim diri sebagai Hyakuan Momoyumi, telah dilarang masuk ke kehidupan setelah mati. Untuk bisa kembali, ia menjelajahi dunia, mengumpulkan “lampu” dari roh-roh dalam lentera miliknya.
Namun, bertemu dengannya membawa konsekuensi yang tidak biasa: kemampuan untuk melihat fenomena aneh…
Anime News Plus – EP (Extended Play) yang sangat dinantikan dari band rock Jepang, kein, berjudul “PARADOXON DOLORIS,” resmi dirilis pada tanggal 20 November dan kini telah tersedia di berbagai platform streaming musik di seluruh dunia.
Album Cover PARADOXON DOLORIS
kein adalah sebuah band yang terdiri dari lima anggota: maco (vokal), Reo (gitar), aie (gitar), Yuki (bass), dan Sally (drum). Didirikan di Nagoya pada tahun 1997, band ini dengan cepat meraih popularitas yang luar biasa sebelum akhirnya dibubarkan pada tahun 2000, yang menggugah keprihatinan di kalangan penggemar mereka. Pada tahun 2022, mereka bersatu kembali dan menciptakan kegembiraan luar biasa di kalangan penggemar. EP (Extended Play) terbarunya yang berjudul “PARADOXON DOLORIS”, yang mencakup lima lagu, mengusung tema-tema seperti paradoks dan rasa sakit. Rilis ini menandai kembalinya karya baru band setelah 24 tahun, sejak single mereka “kranke” pada tahun 2000, menjadikannya sebagai sebuah karya yang sangat dinantikan.
Didirikan pada tahun 1997 di Nagoya, kein dengan cepat meraih pengakuan nasional dan menjadi salah satu band yang paling banyak dibicarakan dalam komunitas visual kei. Namun, di puncak popularitasnya, band ini tiba-tiba dibubarkan setelah penampilan mereka pada Agustus 2000, mengakhiri karir mereka yang berlangsung selama tiga tahun. Setelah perpisahan tersebut, pemimpin band, Reo (gitar), membentuk band baru bernama lynch., yang mencapai kesuksesan di label besar pada tahun 2011. Sementara itu, vokalis maco dan gitaris aie juga membentuk band deadman, di mana masing-masing anggota menempuh jalur baru sebagai seniman.
Meskipun demikian, banyak penggemar yang terus berharap akan kebangkitan band ini, namun 22 tahun berlalu tanpa kemauan tersebut terpenuhi. Lalu, pada Mei 2022, band ini tiba-tiba mengumumkan reuni mereka. Tiket untuk pertunjukan langsung mereka terjual habis dalam waktu singkat. Pada Januari 2023, mereka menggelar tur langsung pertama sejak reuni, mengisi berbagai venue besar dengan penggemar yang antusias. Pada 21 Agustus 2023, mereka merilis album pertama yang sangat dinanti-nantikan, “Hakai to Souzou”, dan tur perilisan albumnya sukses besar. Akhirnya, pada 20 November 2024, mereka meluncurkan EP debut besar yang sangat ditunggu, “PARADOXON DOLORIS”.
Anime News Plus – Anime Mairimashita! Iruma-kun Season 4 (Welcome to Demon School! Iruma-kunSeason 4) resmi diumumkan dan sedang dalam produksi. Bersamaan dengan pengumuman ini, mereka juga merilis visual teaser. Namun, informasi mengenai tanggal rilis, staf, dan pemeran belum diumumkan pada saat laporan ini dirilis.
Manga asli yang ditulis oleh Osamu Nishi mulai diserialisasikan di Weekly Shonen Champion pada tahun 2017. Hingga saat ini, telah dirilis 39 volume di Jepang, dengan volume 40 dijadwalkan rilis di Jepang pada 6 Desember. Kodansha USA merilis versi bahasa Inggris dari manga ini. Setiap musim anime diarahkan oleh Makoto Moriwaki di Bandai Namco Pictures, dengan musim pertama ditayangkan pada tahun 2019, diikuti musim kedua pada tahun 2021, dan musim ketiga pada tahun 2022.
Suzuki Iruma, seorang remaja berusia 14 tahun, tiba-tiba menemukan dirinya terjebak di dunia iblis yang tidak diinginkannya. Untuk menambah kesulitan, pemiliknya yang sangat mencintainya, yang juga menganggap dirinya sebagai “Kakek,” adalah ketua iblis di sekolah barunya. Untuk bertahan hidup, Iruma harus menghadapi seorang siswa angkuh yang menantangnya dalam duel, seorang gadis dengan masalah penyesuaian, dan berbagai makhluk menakutkan lainnya! Bisakah pacifis sejati ini menghindari segala tantangan yang menghalangi jalannya? Di tengah perjuangannya, kebaikan alami Iruma mulai mempengaruhi musuh-musuhnya.
Anime News Plus – Hari ini, setelah merilis tiga bab baru di situs self-publishing Shosetsuka ni Naro, yang mencakup epilog dan prolog, penulis ceritaIsekai wa Smartphone to Tomo ni. (In Another World With My Smartphone), Patora Fuyuhara, mengkonfirmasi bahwa cerita isekai ini telah mencapai akhir dalam bab 635, setelah berlangsung selama satu dekade.
Fuyuhara pertama kali menerbitkan seri ini secara daring pada bulan April 2013, sebelum kemudian diterbitkan dalam bentuk cetak oleh HJ Bunko pada tahun 2015. Seri ini juga diadaptasi menjadi manga dan anime. J-Novel Club menerbitkan versi resmi bahasa Inggris dari novel ringan tersebut, sementara Yen Press memiliki lisensi untuk adaptasi manganya.
Musim kedua anime In Another World With My Smartphone yang baru-baru ini ditayangkan disutradarai oleh Yoshiaki Iwasaki dari studio J.C.STAFF, menggantikan Yuji Yanase dari Ashi Productions. Komposisi seri ditangani oleh Deko Akao, sedangkan desain karakter dikerjakan oleh Chinatsu Kameyama, yang juga menjabat sebagai direktur animasi utama.
Setelah meninggal akibat kesalahan Tuhan, tokoh utama mendapati dirinya berada di dunia paralel, di mana ia memulai kehidupan keduanya. Satu-satunya harta yang dimilikinya adalah tubuh yang Tuhan kembalikan kepadanya dan sebuah smartphone yang tetap berfungsi meskipun di dunia baru ini. Saat ia bertemu berbagai orang baru dan membangun persahabatan, ia akhirnya mengungkap rahasia dunia ini. Ia mewarisi warisan sebuah peradaban kuno dan bekerja sama dengan para raja dari beberapa negara yang santai dalam petualangan tanpa beban di dunia barunya.
Tidak ada hal lain yang perlu dilaporkan selain itu. Namun, Anda dapat melihat sampul dari volume pertama serta video peringatan dari Hobby Japan Novels di bawah ini.
Berikut adalah sinopsis Backstabbed in a Backwater Dungeon yang diambil dari novel ringan di J-Novel Club:
Ketika Light dikeluarkan dari Suku Koncordia, mantan rekannya langsung mengkhianatinya. Dalam keadaan terdesak, Light berhasil melarikan diri dari pengkhianatan ini dengan susah payah… hanya untuk mendapati dirinya terperangkap di bagian terdalam Abyss, penjara paling berbahaya di seluruh jagat! Untuk menghindari menjadi santapan monster pemakan daging, dia memanfaatkan Unlimited Gacha, satu-satunya kemampuan magis yang dimilikinya.
Namun, alih-alih menghasilkan barang-barang tak berguna seperti sebelumnya, kali ini Mei—seorang pejuang cantik dengan Level 9999 yang mengenakan kostum pelayan—muncul! Tiga tahun berlalu, Light berhasil membangun kerajaannya sendiri di dungeon terpencil ini, dengan memanggil lebih banyak pejuang Level 9999 yang menjunjung tinggi kesetiaan kepada dirinya. Kini sebagai seorang Overlord yang kuat dengan Level 9999, Light merencanakan untuk naik ke permukaan dan membalas dendam kepada para pengkhianatnya satu per satu!
Anime News Plus – Dari dunia birokrasi ke kehidupan kerajaan, segala sesuatunya tidaklah mudah bagi Kenzaburo. Trailer terbaru untuk Akuyaku Reijou Tensei Oji-san (From Bureaucrat to Villainess: Dad’s Been Reincarnated!) telah dirilis hari ini. Mereka juga telah mengkonfirmasi jadwal tayang perdana pada 9 Januari 2025 serta memperkenalkan tiga anggota pemeran baru. Bersamaan dengan trailer tersebut, sebuah visual kunci yang menampilkan Grace melihat kembali ke dirinya ketika masih menjadi Kenzaburo juga diperlihatkan.
Trailer 30 Detik
Bergabunglah dengan istana kerajaan dalam “Dari Birokrat Menjadi Villainess: Ayah Telah Reinkarnasi!” yang terdiri dari:
Leopold Auvergn diperankan oleh Akio Otsuka
Josette diperankan oleh Yu Sasahara
Francette Mercure diperankan oleh Yuki Kuwahara
Akuyaku Reijou Tensei Oji-san (From Bureaucrat to Villainess: Dad’s Been Reincarnated!) telah diserialkan sejak Maret 2020 oleh Shonen Gahosha di majalah manga seinen mereka, Young King Ours GH. Cerita dalam seri ini mengikuti Kenzaboro Tondabayashi, seorang pria berusia 52 tahun yang tiba-tiba terlahir kembali dalam sosok Grace, putri penjahat dalam dunia yang mirip dengan permainan otome.
Tetsuya Takeuchi mengarahkan seri ini, sementara penulisan komposisi naskah dilakukan oleh Shingo Irie. Desain karakter dikerjakan oleh Haruka Matsunae, desain monster oleh Yuki Miyamoto, dan desain properti oleh Ryo Hirata, semuanya di bawah naungan rumah produksi anime Ajia-do Animation Works. Musik untuk seri ini akan dipersembahkan oleh Natsumi Tabuchi, Misaki Tsuchida, Tsugumi Tanaka, Reiko Abe, dan Kaho Sawada. Seri ini dijadwalkan tayang perdana pada tanggal 9 Januari di Jepang, dengan HIDIVE yang akan menyiarkannya dalam bahasa Inggris.
Sinopsis untuk anime ini:
Setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Kenzaburou Tondabayashi yang berusia 52 tahun, seorang pegawai negeri, terbangun dan mendapati dirinya telah menjadi Grace Auvergne, putri seorang duke. Yang lebih penting, ia menyadari bahwa ia merupakan sosok antagonis dalam sebuah game otome. Tak ingin mengganggu kebahagiaan para karakter muda di sekitarnya, Grace bertekad untuk menjalani perannya sebagai penjahat. Namun, apakah itu akibat kenangan Kenzaburou sebagai orang tua yang penuh kasih menghantui pikirannya, atau kesulitan dalam mengingat nama-nama asing yang merepotkan, perannya ternyata jauh lebih sulit daripada yang ia bayangkan.
Anime News Plus – Seri manga industri idola, Oshi no Ko (My Star), resmi berakhir hari ini di Weekly Young Jump, menandai akhir dari karya yang ditulis oleh Aka Akasaka dan digambar oleh Mengo Yokoyari. Untuk merayakan peluncuran chapter terakhir ini, seri ini juga mengumumkan bahwa manga tersebut telah dicetak (dalam bentuk fisik) dan terjual (secara digital) lebih dari 20 juta kopi, menjadikannya sebagai salah satu manga terlaris sepanjang masa yang terus bertambah.
Penggemar karya Aka Akasaka tidak perlu menunggu lama untuk seri berikutnya, karena karya terbarunya akan dimulai di Weekly Young Jump pada Musim Semi 2025. Karya ini akan ditulis oleh Akasaka dan Aoi Ikujira — yang sebelumnya menulis dan menggambar Geek Circle Crisis — serta bekerja sama dengan tim ilustrasi Azychika, yang saat ini menggambar manga Record of Ragnarok. Sebuah gambar teaser untuk seri ini telah dirilis.
Series Manga Baru Aka Akasaka
Serial ini akan menjadi manga romansa fantasy yang menggambarkan kisah cinta antara pangeran dan putri dalam latar belakang dongeng. Pada saat laporan ini ditulis, belum ada tanggal rilis yang diumumkan.
Manga Oshi no Ko diadaptasi menjadi dua seri anime dan musim ketiga yang saat ini sedang diproduksi. Sebuah seri live-action dan film live-action juga dijadwalkan untuk dirilis dalam bulan depan di Amazon Prime Video dan di bioskop Jepang masing-masing, serta sebuah pementasan 2.5D yang akan perdana bulan depan di Tokyo berdasarkan arc pementasan manga.
“Dalam dunia hiburan, kebohongan adalah senjata.” Goro, seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang bekerja di pedesaan, menjalani kehidupan yang sangat jauh dari industri hiburan. Sementara itu, idola kesayangannya, Ai Hoshino, telah memulai perjalanan menuju ketenaran. Keduanya bertemu dengan cara yang paling tidak terduga, yang memicu peristiwa takdir yang mengejutkan! Penulis brilian Aka Akasaka dan ilustrator Mengo Yokoyari berkolaborasi untuk menggambarkan dunia hiburan dari sudut pandang yang sama sekali baru dalam seri ini yang penuh kejutan!
Anime News Plus – Jika Kamu menyukai diskusi tentang dunia anime, hari ini ada banyak yang bisa dibicarakan! Sebuah trailer baru dan visual ketiga untuk anime Sakamoto Days baru saja dirilis.
Trailer terbaru juga memberikan cuplikan dari lagu pembuka, “Hashire SAKAMOTO” yang dinyanyikan oleh Vaundy. Sementara itu, tagline visualnya berbunyi, “Mereka mungkin tampak biasa, tetapi hari-hari mereka sama sekali tidak.”
Tabel Konten Berita
Tanggal Rilis Anime Sakamoto Days Part 1 dan Part 2
Mereka menginformasikan bahwa anime ini akan dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama dari seri komedi aksi yang sangat dinantikan ini dijadwalkan untuk dirilis secara resmi pada 11 Januari 2025, diikuti oleh bagian kedua yang direncanakan hadir pada Juli 2025.
Kemungkinan karena serial ini akan terdiri dari dua bagian, anime ini diperkirakan akan memiliki sekitar 24 episode.
Trailer Utama Anime Sakamoto Days
Berdasarkan manga karya Yuto Suzuki, Masaki Watanabe mengarahkan Sakamoto Days di studio TMS Entertainment, dengan komposisi seri oleh Taku Kishimoto dan desain karakter oleh Yo Moriyama. Netflix telah menjadwalkan penayangan anime ini secara global.
Staf Telah Terungkap
Penulis Asli: Suzuki Yuto (dari “Weekly Shonen Jump” yang diterbitkan oleh Shueisha)
Pengawas Seni: Maruyama Yukiko Desain Warna: Sasa Aimi Pengawas Sinematografi: Cai Bolun
Penyunting: Hida Fumi Pengawas Suara: Akitagawa Jin Musik: Hayashi Yuuki Produksi Animasi: TMS Entertainment
Pemeran Telah Terungkap
Sakamoto Taro: Sugita Tomokazu
Asakura Shin: Shimazaki Nobunaga
Riku Shotou: Sakura Ayane
Sakamoto Aoi: Higashiyama Nao
Sakamoto Hana: Kino Hina
Mashimo Heisuke: Suzuki Ryota
Nanagumo: Hanazawa Kana
Kamigami Mawari: Yashiro Taku
Daibutsu: Hayami Saori
Sinopsis
Berikut adalah sinopsis anime ini yang disediakan oleh Netflix:
Ketika Sakamoto bertemu Aoi, seorang kasir di toko serba ada, cinta mereka langsung bersemi — dan sejak saat itu, ia memutuskan untuk pensiun.
Sakamoto menikah, memiliki seorang putri, dan membuka toko kecil di sebuah kota yang tenang, sekaligus mengalami transformasi menjadi seorang pria dengan ukuran tubuh besar. Demi menjamin kehidupan yang damai bersama keluarganya tercinta, mantan pembunuh bayaran legendaris ini bersatu kembali dengan rekan-rekannya untuk menghadapi ancaman para pembunuh yang mengintai.