10 Rekomendasi Anime Aksi Romantis: Bikin Deg-degan Sekaligus Baper

Adu jotos plus degup jantung: daftar anime yang memadukan pertarungan sengit dan romansa hangat—siap baper sekaligus tegang?

Artikel Lainnya

Nosphire
Nosphire
New Day New Gameplay
- Iklan -

Anime News Plus – Anime romantis dan aksi itu kayak kopi susu: dua rasa berbeda, tapi kalau pas takarannya, nagih banget. Di satu sisi, kamu dapat duel, sihir, pedang, robot, atau ledakan yang bikin jantung ngebut; di sisi lain, ada tatap-tatapan, canggung-canggung manis, sampai pengakuan cinta yang bikin senyum sendiri. Nah, di bawah ini adalah Rekomendasi Anime Aksi Romantis versi Anime News Plus—pilihan judul yang bukan cuma seru ditonton, tapi juga punya chemistry karakter yang enak diikutin.

Kalau lagi mager baca ulasan lengkap, tonton dulu videonya:
https://www.youtube.com/watch?v=k3A9LhTRwIU

Sousei no Onmyouji (Twin Star Exorcists)

Dunia paralel dipenuhi Kegare—makhluk najis yang siap menelan manusia. Masuklah Rokuro dan Benio, dua eksorsis muda yang “diramalkan” menjadi pasangan bintang kembar: jodoh sekaligus duet tempur. Awalnya mereka saling bantah—bukan pasangan ideal, lah—tapi makin lama, kamu bakal lihat hubungan yang tumbuh dari tak cocok jadi saling percaya. Di balik hantam-hantaman Kegare, Rekomendasi Anime Aksi Romantis ini menawarkan progres relasi yang hangat: dari rival, partner, lalu… ya, kamu tahu arahnya ke mana. Plus, action setpiece-nya kreatif—dari exorcist tag-team sampai ritual besar—yang bikin setiap kemenangan terasa hasil kerja bareng, bukan karena ‘jagoan tiba-tiba jadi OP’.

Selain chemistry, pacing episodenya enak: arc besar dipisah misi-misi kecil yang selalu mempertemukan mereka dengan pilihan sulit antara tugas, ego, dan perasaan.

- Iklan -

Date A Live

Bencana “gempa spasial” selalu datang bareng kemunculan sosok Spirit—gadis-gadis kuat yang tanpa sengaja bikin kekacauan. Solusinya? Bukan tank, bukan misil—kencan! Shido harus bikin para Spirit jatuh hati supaya kekuatan mereka “disegel”. Keliatannya absurd, tapi justru di situlah lucunya: tiap Spirit punya luka dan sisi rapuh yang perlahan disembuhkan lewat interaksi. Aksinya kerap meledak-meledak; romansanya naik turun, kadang manis, kadang bikin greget. Buat kamu yang cari Rekomendasi Anime Aksi Romantis yang fun tapi tetap punya hati, ini wajib antre.

Roster Spirit-nya warna-warni—Tohka, Kurumi, Origami—masing-masing memberi dinamika berbeda; tiap date berubah jadi ‘misi’ yang sering berujung duel spektakuler.

Gakusen Toshi Asterisk (The Asterisk War)

Dunia pasca-bencana melahirkan generasi Genestella—manusia dengan kemampuan khusus. Di kota akademi yang dikelilingi air, festival duel antarsekolah jadi panggung yang seru. Ayato dan Julis berawal dari “pertemuan salah paham”, tapi bertahap jadi duo solid baik di arena maupun di luar. Yang menarik di sini adalah keseimbangan: turnamen dengan koreografi pertarungan rapi, plus relasi yang nggak dipaksakan. Romansa mainnya pelan, namun konsisten; aksi memberi dorongan drama di saat tepat. Cocok buat yang penyuka format turnamen atau growth karakter bertahap—tiap ronde terasa punya taruhan emosional, bukan cuma ganti lawan lalu selesai.

- Iklan -

Rakudai Kishi no Cavalry (Chivalry of a Failed Knight)

Ikki dicap “yang terburuk” karena minim sihir, sementara Stella adalah murid super berbakat. Satu duel mengubah hubungan mereka—bukan jadi musuh bebuyutan, tapi jadi pasangan latihan yang saling dorong. Chemistry Ikki–Stella kuat karena hubungan mereka jujur: mereka ngomongin rasa, cemburu, cita-cita; bukan sekadar gimik. Pertarungan 1v1-nya intens, strategi jelas, dan puncak duel terasa earned. Ini salah satu Rekomendasi Anime Aksi Romantis yang paling seimbang: kamu dapat kisah cinta yang tegas sekaligus duel yang bikin kamu tak sadar tangan ikut mengepal. Ending arc-arc pentingnya juga memberikan payoff buat hubungan mereka.

Akame ga Kill!

Berangkat dari desa untuk meraih mimpi, Tatsumi malah dihadapkan pada wajah gelap ibu kota—korup, kejam, memuakkan. Bergabung dengan Night Raid, ia bertarung melawan tirani, dan di tengah darah serta pengkhianatan, tumbuh benih-benih perasaan. Ini bukan tontonan yang memanjakan; kematian bisa datang kapan saja. Tapi justru di situ daya tariknya: aksi brutal berpadu momen-momen rapuh yang menyorot arti percaya, kehilangan, dan cinta saat dunia runtuh. Senjata Teigu dengan kemampuan unik bikin tiap duel tak tertebak. Jangan kaget kalau kamu tiba-tiba terpaku pada pasangan tertentu… dan hati ikut hancur saat perang menagih harga.

Tema ‘harga dari revolusi’ hadir kuat—tidak semua keputusan berujung bahagia. Namun justru di tragedi itulah romansa kecil terasa berharga.

Fate Series (terutama UBW & Heaven’s Feel)

Perang Cawan Suci mempertemukan magus dan Roh Pahlawan dalam duel hidup-mati. Dari seluruh iterasi Fate, benang merahnya jelas: aksi berkelas—thanks, ufotable—plus relasi yang tumbuh dari pilihan-pilihan sulit. UBW menyorot kemitraan Shirou–Rin yang dinamis; Heaven’s Feel menggali sisi paling gelap, tapi juga paling manusiawi, dari cinta dan pengorbanan. Romansa di sini bukan “bumbu”, melainkan sumbu keputusan. Kalau kamu mau Rekomendasi Anime Aksi Romantis yang cinematic, padat makna, dan visualnya “kok bisa segila ini?”—sangat recommended untuk ditonton di layar besar/headphone bagus biar maksimal.

Pertarungan Saber vs Archer atau momen Sakura–Shirou adalah contoh bagaimana aksi luar biasa dan romansa berat bisa berdampingan tanpa saling menutupi.

- Iklan -

Nanatsu no Taizai (The Seven Deadly Sins)

Elizabeth mencari kelompok legendaris Seven Deadly Sins demi menyelamatkan kerajaan. Meliodas mungkin tampak santai, tapi masa lalu dan sumpahnya bikin cerita ini lebih dari sekadar “pukul monster—selesai”. Relasi Meliodas–Elizabeth mengikat saga besar yang penuh pertempuran sakti, pengkhianatan, dan komedi khas. Saat aksinya mencapai skala dewa, romansanya justru memberi pegangan emosional. Plus, serial utamanya sudah kelar—enak buat maraton tanpa was-was cliffhanger panjang. Bonus poin untuk pasangan lain juga nggak kalah menggemaskan: Ban–Elaine, King–Diane, sampai kisah masa lalu Merlin–Arthur yang bikin penasaran.

Interaksi ringan antaranggota Sins jadi selingan manis di sela-sela perang besar, bikin perjalanan panjang mereka tetap hangat diingat.

Shakugan no Shana

Pertemuan Yuuji dengan gadis berambut api—Shana—membuka fakta pahit: nyawa Yuuji tinggal “api pinjaman”. Dari sinilah duet mereka terbentuk: Shana yang tajam dan tsundere, Yuuji yang keras kepala tapi hangat. Perburuan musuh supernatural memayungi perkembangan perasaan yang gradual. Klasik? Iya. Usang? Sama sekali nggak—justru familiaritasnya bikin nyaman. Ini Rekomendasi Anime Aksi Romantis yang cocok buat kamu yang kangen vibe 2000-an: OST enak, buildup perlahan, payoff legit. Konsep Flame Haze vs Bal Masqué, Torch, dan eksistensi yang pudar memberi lapisan drama ekstra; sementara slice of life-nya menyelipkan momen manis yang ngademin.

Guilty Crown

Virus memporak-porandakan Jepang; organisasi GHQ menggenggam kendali. Shuu yang biasa-biasa saja terseret arus setelah bertemu Inori dan mendapatkan “Void”—kekuatan menarik wujud hati seseorang. Guilty Crown itu pengalaman: adegan aksi yang megah, musik EGOIST yang nempel di kepala, dan romansa pahit-manis dengan konsekuensi nyata. Memang, kalau diulik banget, ada lubang di sana-sini. Tapi secara rasa? Mengguncang. Ini jenis tontonan yang bikin kamu duduk diam beberapa menit setelah kredit terakhir. Perjuangan Shuu tumbuh dari pasif jadi sosok yang berani mengambil keputusan—termasuk soal rasa—membuat klimaksnya jadi terasa personal.

Gunakan headphone: vokal Inori/EGOIST menyatu dengan adegan sehingga emosi Shuu–Inori tersampaikan maksimal, terutama di episode-episode kunci.

Darling in the Franxx

Anak-anak lahir untuk bertarung—secara harfiah. Mereka mengendarai FRANXX berpasangan: pilot cowok dan cewek harus sinkron di level perasaan. Hiro, yang kehilangan “tujuan”, bertemu Zero Two yang liar dan memesona. Cinta mereka tidak cuma pemantik, tapi bensin konflik: menyatu di kokpit, bertubrukan dengan aturan, sampai mempertanyakan “kenapa kita hidup begini”. Aksinya futuristis; romansanya intens. Kamu mungkin bakal pro/kontra pada paruh akhir, tapi perjalanan Hiro–Zero Two sulit dilupakan. Squad 13, dinamika persahabatan, cemburu, dan bertumbuh bareng menambah bobot emosional; backstory Zero Two pun membuka sisi rapuh di balik julukan ‘Partner Killer’.

Cara Memilih Mulai dari Mana

  • Butuh chemistry jelas dan progres nyata? Coba Rakudai Kishi no Cavalry atau Sousei no Onmyouji.
  • Pengen mecha atau sci-fi dramatis? Guilty Crown dan Darling in the Franxx nunggu kamu.
  • Suka turnamen/sekolah plus rivalitas manis? Gakusen Toshi Asterisk pas banget.
  • Mau yang megah dan filosofis? Ambil rute Fate (UBW dulu, lanjut Heaven’s Feel).
  • Cari fun, harem, dan ledakan? Date A Live jadi comfort watch.
  • Kangen vibe klasik? Shakugan no Shana bakal bikin nostalgia.
  • Siap emosional diguncang? Akame ga Kill! dan Nanatsu no Taizai kasih paket lengkap.

Penutup

Sepuluh judul di atas mewakili spektrum luas Rekomendasi Anime Aksi Romantis: ada yang bikin tertawa, ada yang bikin meneteskan air mata, ada yang bikin mikir, ada juga yang bikin ingin rewatch karena OST-nya menempel. Mau mulai dari mana pun, kuncinya sederhana: ikuti karakter, bukan cuma efek visual. Ketika duel dan dialog sama-sama bikin deg-degan, kamu sudah mendarat di anime yang tepat.

Punya versi Rekomendasi Anime Aksi Romantis sendiri—judul underrated yang pantas disorot, atau momen romansa di tengah baku hantam yang paling memorable? Tulis di kolom komentar. Selamat menonton! Banget.

- Iklan -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Iklan -

Terbaru

Artikel Review