Satsuriku no Tenshi

Hai para pembaca ANP sekalian. Mimin kali ini akan membuat review “Satsuriku no Tenshi” berhubung review mimin sebelumnya anime bertema Romance semua. Anime ini mimin tonton dikala mimin dalam kesibukan sehari-hari. Waktunya kita masuk sesi pembahasan.

Satsuriku no Tenshi

Sinopsis: Ketika tersadar, Rachel Gardner mendapati dirinya terkurung di bawah tanah suatu bangunan misterius. Dan sewaktu hendak mencari jalan agar bisa naik ke permukaan, dia kemudian bertemu Isaac Foster atau Zack yang langsung berusaha membunuhnya. Meski semula dia menghindar dan coba menyelamatkan diri, mendadak Rachel teringat bahwa dia sebenarnya harus mati. Maka dia akhirnya berbalik dan justru memohon kepada Zack untuk mengambil nyawanya. Namun, karena pada saat itu Zack sudah terlanjur kehilangan minat dengan Rachel, mereka pun lalu membuat perjanjian. Jika Rachel berhasil membantunya keluar dari tempat itu, Zack berjanji akan segera membunuhnya begitu mereka sampai di permukaan.

Satsuriku no Tenshi

Story Plot

Ya kalau minin bilang sih gampangnya begini “Mirip dengan RPG Maker Horror” plotnya. Dalam artian begini, jika kalian pernah bermain RPG maker horror game, kalian akan menemukan beberapa kesamaan plot dalam anime ini. Seperti fokusnya cerita pada memecahkan setiap misteri, rintangan dari tiap lantai di penuhi dengan eksploring dan Puzzle, ditambah alurnya yang “To the Point” membuat kalian yang pernah bermain RPG Horror Game bisa merasakan sensasi-nya dengan bedanya ini sebagai tontonan. Anime ini memiliki 12 episode dengan ONA 4 Episode yang ONA sendiri menceritakan tentang Rachel dan akhir dari kisah ini.

Satsuriku no Tenshi

Seperti yang saya bilang karena cerita dalam anime ini ‘Straight Forward’ maka tidak banyak yang dapat di bahas dalam kisah ini. Namun dalam kisah ini walau langsung ke point pentingnya, polanya selalu di ulang-ulang. Jika kalian mengamati ceritanya dengan dalam, ada pola kecil yang membentuk putaran seperti ini. Penjahat muncul, lalu Zack melakukan hal-hal bodoh, kemudian Rachel mendapatkan solusinya, Pembicaraan tentang membunuh kemudian tidak jadi membunuh. Pola seperti ini kadang kita suka temui dalam Series ini. Dan juga jika kalian tipe orang yang mudah terganggu dengan pengulangan topik dalam sebuah cerita. Maka kemungkinan kalian akan terganggu dengan cara Rachel yg selalu memohon kepada Zack untuk membunuhnya berulang kali juga cara menjawab Zack yang selalu sama.

Satsuriku no Tenshi

Dalam segi ‘Horror’, anime ini tidak memberi kesan yang membuat para penonton ketakutan, tetapi malah membuat penasaran dan merinding karena alurnya yang tidak mudah di tebak. Pertarungan dalam anime ini hanyalah pertarungan singkat yang melengkapi petualangan dalam kisah ini. Anime ini juga memiliki sedikit unsur ‘Gore’ namun tidaklah dominan.

Penuangan Karakter

Dalam series ini, saya bisa bilang penuangan dari setiap karakter cukup menarik. Tokoh utama kita yaitu Rachel tidaklah memiliki penuanggan yang bersifat bawel walau dia berada di situasi yang menakutkan. Kemudian kita punya Zack atau Isaac yang memiliki reputasi sebagain pembunuh psikopat Seperti umumnya kalian temui jika bermain RPG Maker Horror Game. Cara Issac tertawa sendiri sangatlah gila makanya dirinya dalam kisah ini sangatlah dominan. Terlebih dengan masa lalunya yang menjelaskan dengan detail kenapa dia bisa menjadi seorang pembunuh merupakan tambahan yang sangat baik. Karena dengan adanya itu keberadaan Issac dan semua perilakunya menjadi sangat jelas dan mudah di pahami.

Satsuriku no Tenshi

Kita juga punya dokter Daniel Dickens, villain yang memiliki plot yang cukup kuat dalam kisah ini karena keberadaan dia selalu mempengaruhi alur cerita. Lalu tidak lupa dengan Gray Abraham dengan karakteristik yang tergolong sangat adil. Sehingga alur cerita dapat berjalan dengan baik walau banyaknya rintangan yang dia berikan kepada tokoh utama kita. Kalau secara keseluruhan, setiap karakter dalam anime ini memiliki peran yang tergolong adil dalam artian tidak hanya jadi sekedar figuran tanpa makna.

Satsuriku no Tenshi

Grafik

Kali ini J.C.Staff memberikan kita penganimasian yang sangat baik dalam anime ini. Kita bisa liat dari setiap karakter memiliki design yang cukup bagus dan seimbang.

Yang menarik di sini Rachel memiliki pewarnaan yang palet yang sangat bagus dengan desain karakter yang unik, Sedangkan Zack memiliki desain yang tergolong umum tapi dengan penyajian yang bagus.

Sound

Kita akan membahas opening anime “Satsuriku no Tenshi” terlebih dahulu, judulnya “Vital” dibawakan oleh ‘Masaaki Endoh’. Ya bagi kalian jika menyukai tipikal musik ‘Shounen’ yang penuh semangat, maka opening ini sangan cocok untuk kalian para penggemar lagu shounen. Pembawaan gitar dari lagu ini adalah salah satu poin penting yang membuat opening ini menjadi memiliki kesan bersemangat.

Lalu kita berlanjut ke ending yang berjudul “Pray” yang dibawakan oleh tokoh utama kita Rachel atau seiyuunya yaitu ‘Haruka Chigusa’ sendiri. Lagu yang kali ini di bawakan memiliki kesan yang tergolong tenang , seperti seseorang yang sedang berdoa. Bisa juga kita rasakan dari yang kita dengar di lagu ini dengan visualisasi yang sesuai seperti seseorang gadis yang sedang memohon.

Sound efek dari anime ini sendiri tidaklah bagus namun juga tidaklah buruk. Dalam artian ada beberapa kecacatan jika kalian amati baik-baik di beberapa scene tertentu. Namun pembawaanya yang sangat baik sampai saya sendiri memiliki kesan awal yang terbilang baik. Seperti sebelumnya saya bilang, bahwa hawa pembawaan dari anime ini mirip dengan RPG Maker Horror Game pada umumnya.

Enjoyment

Jika kalian penikmat genre peualangan horror pastinya kalian akan suka dengan series “Satsuriku no Tenshi” ini, walau jujur saya lebih mendominasi anime genre romance. Namun pembawaan cerita dalam anime ini membuat saya tertarik setelah menonton episode 1-nya. Ceritanya yang bikin penasaran dan endingnya yang tidak mudah kita tebak akan membuat kita selalu bertanya-tanya setelah menonton beberapa episode saja. Dan ada beberapa hal baik yang masih bisa kita ambil dari anime ini walau kebanyakan isinya di penuhi hal brutal. Sebagain contoh “Sejahat-jahatnya seseorang pasti masih punya rasa peduli terhadap sesama.”. Atau juga “Setialah pada orang yang percaya kepadamu.”.

Satsuriku no Tenshi

Dan tidaklah lupa puzzle dalam anime ini sangatlah sederhana tapi cukup rumit untuk di pikirkan dalam waktu singkat. Dalam artian penonton tidak akan dengan mudah menebak cara dari Zack dan Rachel akan menyelesaikan Puzzle tersebut. Dari rasa penasaran itulah yang dapat membuat kita para penonton tertarik dengan cerita dari anime ini. Selain Tidak mudah di tebak, kita juga dibuat harus berfikir sejenak ketika kita ingin mengira-ngira apa yang akan terjadi di tiap adegan.

Keseluruhan

Kita akan mengambil kesimpulannya tentang “Satsuriku no Tenshi” di sini. Berdasarkan review saya di atas, kalian bisa melihat bahwa anime ini memiliki pesonanya tersendiri, dan selera juga menjadi faktor yang penting dalam menonton anime. Karena selera yang berlawanan kadang dapan membuat kita memberi kesan buruk pada sesuatu yang kita tidak sukai padahal permasalahannya karena selera. Dan untuk kalian yang suka menonton serial anime yang genre-nya misteri, bunuh-bunuhan dengan tambahan gore dan psikologis. Saya jamin anime ini cocok dengan anda.

Sekian dari saya, mohon maaf bila ada salah kata atau perkataan yang bersifat menyinggung sebuah pihak. Saya pamit dulu dan sampai jumpa di sesi review berikutnya.

Leave a Reply

Jangan Lupa Tinggalkan Jejak Komentar!

  Subscribe  
Notify of